Laman

Selasa, 23 April 2013

selama tanpa kalian, sahabat )=

September 23, 2011 at 9:29pm
Senin, aku menunggu 
Selasa, aku masih menunggu untuk melihat. . melihat.. melihat.. apakah kau baik-baik saja 
Rabu kau masih tidak disini. Pagi, atau nanti 
Kamis juga tidak ada 
Jumat, Sabtu atau bahkan Minggu 
Tidak ada hari aku tidak merindukanmu 
Tidak ada hari kau akan kembali 
Untuk hari tua kita 
Berapa lama harus begini? Aku tidak tahu 
Berapa bulan atau berapa tahun? 
Berapa banyak miliaran kenangan masa lalu kita? 
Aku selalu merindukanmu 

Kota Angin, 23 Sept '11

Aku Lelah dengan Puisi tak bergunaku

Monday, July 25, 2011 at 2:01pm
Memasuki 1 minggu terakhir di bulan Juli seperti mendapatkan sebuah pecutan untukku. 
Apa yg aku targetkan dan rencanakan belum terrealisasikan dengan sempurna. Kasat mataku hanya dengan keangkuhan raga ini. Aku piawai merangkai kata dalam sastra fiksi, tp tidak dengan non fiksi. 
Aku sebenarnya benci dengan anugrah itu, menulis puisi, berurai air mata dalam buku atau membuang pikiranku pada selembar puisi yang seharusnya ku isikan materi2 kuliah atau tugas. 
Aku benci teguran, walau disisi lain aku mendapatkan pujian. Aku lelah dan mengharapkan di sisa pikiranku ini bisa fokus dalam bidang yg membwaku ke bangku kuliah. 
Dan andaikan aku dilahirkan kembali, aku tak ingin lagi mengenal sastra puisi atau apapun, aku tak ingin mengenal patah hati dan air mata. 
Sekali lagi, aku seperti ingin mengakhiri tekadku tuk seperti Chairil Anwar, Buya Hamka atau Andrea Hirata... 
Bidangku bukan disini, 
aku lelah

Kisah Seorang Galauers


Sunday, May 1, 2011 at 11:32pm
tulis catatan tentang hari ini? apa? tentang kisah menyakitkan? oh... aku bosan dengan itu, hidup bukan sekedar hitam dan putih, tetapi berwarna (begitu kira2 yang temenku katakan lewat statusnya)
baiklah, sepertinya begini. malam ini, tak segelintir kebahagiaanpun terpercik disetiap helaan udara yang terhirup. suasana menjelma menjadi kosong, entah seperti berada di hutan belantara, atau saat dahaga menerjang tatkala berada di tengah padang pasir.
aku termenung tanpa kedipan mata, tanpa celoteh suara, tanpa gerakan tubuh, tanpa selintas pikiran. sudah matikah aku? Aku seperti bukan aku. Tuk sejenak, ku bicara pada Tuhan... Tolong aku Tuhan, aku tak ingin berada di jalan yang salah... hanya bisikan memang, tapi aku yakin Engkau mapu mendengarku dengan jelas...
Riak-riak hati yang bergemuruh seolah memnggil jiwa kosongku. Pantaskah aku terus menjela bak malaikat? Sementara hanya debu-debu hitam yang kotor nan hina yang sebenarnya diriku. Aku kehilangan cahaya itu, cahaya yang seharusnya bersinar tepat didepanku, cahaya yang seharusnya menjadi peerang jalanku selama ini. cahaya yang entah pergi kemana? Hilang, Lenyap, tanpa satupun jejaknya terukir...
Lalu? Hilang kemana jiwa ini?
biarlah aku esok hari hidup dengan jiwa baruku, dengan nafas baruku yang pennuh dengan wangi ketulusan. unuk hidupku, untuk ketenanganku..

#sedari dulu hati nipun merindukan ketenangan jiwa...

Membuat sesuatu yang lebih simple itu lebih sulit karena harus dapat sisi uniknya


Monday, December 12, 2011 at 2:30pm
Judul diatas bukan judul biasa. Saya menyumpulkan judul tersebut setelah otak saya muter2 kesana kemari, sambung ini itu, mencari design baju yang simpel tapi menarik. Loh kok design? Ya, beberapa minggu kebelakang ini saya mempunyai hobi baru yaitu  mendesign baju. Ini sebenarnya bukan kali pertama saya orat-oret pensil diatas kertas ukuran A-3. Ada sejarahnya juga loh...
Dulu, waktu saya masih umur 5 tahun, saya tak pernah absen dibeliin majalah Bobo sama orangtua saya. Entah seperti apa awalnya, tapi sejak saat itu saya selalu menagih majalah mingguan tersebut sepulang bapak saya pulang kerja. Jika tidak dibelikan, saya minta esoknya dan esoknya lagi. Sudah menjadi keharusan buat saya waktu itu. Tak jarang juga saya mengikuti beberapa kuis yang diadakan majalah bobo, mulai dari mengirim gambar, puisi, atau kuis2 TTS atau berupa menjawab pertanyaan.
Berangkat dari kesenangan membaca majalah bobo, saya mulai menyukai dunia “princess” yang sebetulnya dunia khayalan belaka, itu loh semisal cinderella, putri salju, thumbelina, sleeping beauty, swan lake dan masih banyak lagi. Ada banyak faktor yang menarik perhatian saya terhadap dunia princess ini. Diantaranya adalah.
Pertama gaun, di dunia princess gaun yang digunakan berbau pengantin, gaun sehari-hari yang biasa digunakan adalah gaun yang bisa kita jumpai di dunia nyata pada saat pengantin, wow,, ini unik.
Kedua rumah, rumah yang mereka huni itu unik dan menyerupai kastil-kastil, dari mulai peralatan rumah sampai tempat tidurnya, saya jatuh cinta :). Cermin yang bentuknya unik, sisirnya, kursinya, ah semuanya saya suka :).
Ketiga kuda, kuda ini sebenarnya hal utama yang mampir di pikiran saya ketika saya ingat dunia princess, ada dua macam kuda yang  saya suka, kuda untuk kereta dan ini digunakan untuk bepergian biasa atau pada saat menghadiri undangan, kereta kuda ini juga bisa menentukan tingkatan-tingkatan kasta pemiliknya, semakin keretanya bagus, maka semakin tinggi pula kedudukan pemiliknya di istana... kuda selanjutnya adalah (hmmmm) kuda yang biasa ditunggangi sama pangeran (uuugh) biasanya pangeran terlihat sangat gagah saat menunggangi kuda, apalagi kalau menunggangi kuda untuk menyelamatkan puteri dari marabahaya sihir yang kerap kali menjadi problem di dunia princess, dan karena ada pangeran penunggang kuda inilah saya menjadi sangat suka kuda :). Sejak saat ini juga saya selalu bermimpi, ada pangeran gagah berkuda lalu mengajakku berdansa... cikciwww...
Keempat ibu peri, ibu peri atau peri biasa ini selalu muncul untuk menolong orang yang hatinya baik. Saking terinspirasi sama ibu peri, saya punya pengalaman konyol tepatnya pas saya duduk di bangku kelas 3 SD. Pulang sekolah, tiba2 melihat seekor kucing yang jalannya pincang. Ketika saya perhatikan ternyata kaki kucing tersebut terluka lumayan parah. Saya membawa kucing berbulu cokelat putih itu ke rumah untuk diobati.berharap, setelah diobati kucing tersebut berubah menjadi ibu peri, hadeuhh... tapi setelah selesai diobati kucing tersebut malah mencakar tangan saya, dan sejak saat itu pula saya gak suka kucing :(. Ibu peri gak ada, dan saya malah dapat cakaran, hiks...
Kelima tarian dan dansa. Di dunia princess selalu ada tarian dan dansa, dengan iringan musik clasic yang elegan diikuti gerakkan-gerakkan tubuh lentur yang menakjubkan. Lagi-lagi saya terpikat. Ini memaksa saya untuk meminta bapak saya memasukkan saya ke sanggar tari khusus les balet. Sambil nangis-nangis akhirnya bapak saya mengijinkan dan mencarikan sanggar yang ada les baletnya. Setelah dicari akhirnya ketemu juga, dan berada di majalengka bagian utara. Sementara rumah saya berada di majalengka bagian selatan, perjalanan yang ditempuh dari ujung kota utara ke ujung kota selatan mencapai 1 jam, saya keras kepala dan saya memutuskan untuk tetap ikut les. Tapi karena gak punya teman kesana, saya gagal mengikuti les balet yang sudah menjadi impian saya waktu itu. Kalau sekarang ada yg ngajak gimana yak? Hmmm  
Keenam makhluk-makhluk unik lainnya, semisal tikus bisa bicara, naga, dan lainnya. Ini juga gak ada di dunia nyata, tapi saya sangat menginginkannya.
Sebenarnya masih banyak alasan kenapa saya menyukai dunia princess, terutama di dunia princess hal yg gak mungkin itu bisa terjadi.
Oke, itu sedikit membahas tentang dunia princess. Setelah mengenal dunia princess juga, saya juga menjadi dekat dengan komik. Ya, manga, anime, pernah menjadi hiburan saya sehari-hari... bahkan mungkin sampai sekarang, saya bisa dikatakan comicholic karena ketika saya bertandang ke toko buku, yang pertama saya telusuri adalah komik. Dan kerna komik pulalah saya menjadi suka bergambar...
Buat teman-teman yang sudah mengenal saya, tentunya tidak akan heran dengan kelainan saya ini. Jika teman seumuran telah beranjak ke dunia sinetron, saya masih duduk anteng didepan layar cartoon. Jika teman seumuran asyik mantengin acara gosip, saya memilih baca komik.. Hehe,, gak masalah kan selama gak mengganggu??
Itulah perjalanan kecil saya, dan sekarang lagi belajar menggambar design-design baju percampuran dari princess, manga dan dunia nyata,.. hehehe...

Sabtu, 13 April 2013

Dan SIM Gue pun Dirampok !!!! :'(


Hmmm hari ini bener-bener bikin gw rada spot jantung... wkwkwk...
Tepatnya, dari pagi kerempongan gw udah nampak. Berhubung kemarin gw kejebak hujan setelah ada urusan di Cirebon, gw terpaksa nginep di apartemen temen gw. Dan akhirnya semalaman gw gak tidur juga karena nonton filmShaolin yang bikin mewek tak tertahankan, padahal gw janji sama Ibu mau pulang jam 5 -___-
Tapi ada nilai plusnya, berhubung cirebon panasnya sesuatu, jam 5 pun gw udah semangat 45 menuju kamar mandi (Re: Take a bath). Rasanya hari ini gw lagi putus hubungan dulu sama Komunitas @TelatMandi, Komunitas yang lagi trendy-trendynya di twitter,wkwkwk... Tapi bukan berarti gw gak suka mandi lho, cuman telat doang sih...
Lanjut, jam 6.15 gw dapet bis menuju rumah, telat sebetulnya. Dari janji pulang jam 5, ini baru caw jam 615. Semoga Ibu ngerti, itu aja harapan gw T__T
Sampe rumah akhirnya kena semprot juga, yang jelas ngeburu-buru gw juga buat ke acara seminarnya Ustadz Faudzil Adzim di Hotel Putrajaya Majalengka. Okesip, meskipun masih ngos-ngosan, gw pacu juga energi yang tersisa... Gw berangkat mendahului kedua ortu gw, why? Kerna gw jemput sepupu gw dulu.. Hehe... Singkat cerita, gw sampe di rumah sepupu gw dan langsung caw ke tempat acara. Bla bla bla... Acara selesai... Nah, Klimaksnya mulai...
Setelah makan siang bareng family gw, gw mampir ke tempat sepupu tadi buat numpang shalat dzuhur, cap cip cup (kembang kuncup) kesana kemasri ngobrol, cuss lagi ke SDIT buat nyerahin lampiran pendaftaran adek gw yang mau masuk SMP. Nah, akhi Agus ini ngajak gw liputan buat wawancara dengan ustadz Faudzil Adhim... Karena disitu ada Ibu bapak, gak perlu izin kerna gw udah diijinin langsung. Ok deh, Ibu sama Bapak pulang duluan. Hmmm
Dan ternyata, ustadz masih ngisi taujih buat para guru SDIT, kemungkinan selesai masih lama. Gw pun diajak ke SKB buat hadirin peresmian SETT yang gw lupa apa itu kepanjangannya. Hehehe... Disana mahasiswa semua isinya, so aura positif mengisi seisi ruangan disana. gwpun hanyut didalam ruangan itu sampe ga sadar di luar hujan deres, dan jarum jam udah ada di angka 4-an... Perkiraan gw hujannya gak bakal lama, langitnya gak gelap-gelap banget. Dan ternyata bener, gak nyampe 5 menit hujan reda juga. Dan gw harus pulang, khawatir kemaleman, dan intinya kangen banget sama kasur, udah itu aja!
Adapun rencana gw buat pulang sedikit tertahan, pas nengok bensin motor gw ternyata nol. Dan dompet gw kebawa Ibu pas tadi makan siang -_- apes nian... Gw buru2 telpon Ibu ditengah kelowbettan hp yg tengah sekarat, tanpa babibu, gw tothepoint "Bu, ini gimana bensin kosong, dompet kebawa Ibu, hp lowbat?" Kata gw setengah tereak supaya Ibu gak nyahut "Apa de??" Dan ternyata usaha gw berhasil, jawaban ibupun singkat padan dan jelas banget "Pinjem dulu uang sama Kang Agus!" Tuuuuutttt hp gwpun langsung kandas...
Jujur gw rada pemalu orangnya. Terlebih keadaan ini gara-gara kecerobohan gw gak ngejaga dompet gw yg udah seharusnya menjadi teman dan tempat pribadi gw -___- Ok gw akuin, gw orangnya ceroboh, pelupa, grasa grusu, maunya cepet, tapi tetep romantis kok :p
Karena motor gw HON*A, gw maksa aja buat percaya sama iklan yg katanya motor gw ini irit bensin. Gw mencoba mengerahkan sugesti supaya menghilangkan keraguan gw, akhirnya fix, gw yakin nih bensin cukup nyampe rumah. Bismillah................
Oya, FYI aja sih, jarak ke rumah gw persisnya gatau berapa kilo, tapi secara waktu normalnya 45 menitan lah. Dan sepanjang jalan Cigasong-Majalengka itu mirip banget sungai kering alias hancur hancur hatikuuuuu *emalahnyanyi* ya gitu deh.. gw gatau ini salah siapa? Salah gubernurkah? Apa salah Bupati? Apa salah Ibu gw mengandung? Apa jangan-jangan salah Marshanda yg marah-marah di yutup "salah gue??" teriaknya... Entahlah salah siapa, yang pasti jalan ini taksemulus rindu gw yang makin hari makin berlari ibarat di jalan tol... *curhat
Dan setelah starter motor, gw tau apa yang mesti gw lakuin, paling tidak gw mesti nyampe secepat mungkin sebelum bensin ini kering... Maafin gw ya tor,, lo gw ajak kasar dulu... *kecup motor* kemudian motor gw mendadak bersahabat, enak banget dipake, kayak baru ganti oli kemarin, padahal udah sebulan lebih gak diganti, jahat ya gw.. hmm
Setelah jalan beberapa kilo, dan melewati tugu Mangga Gedong Gincu yang menjadi kebanggaan warga Majalengka inipun, gw pasang kuda-kuda, kaca mata, helm, semuanya baik-baik saja, supaya penglihatan gw tajam gitu, hehe... Sebetulnya sepanjang jalan gw rada khawatir tiba-tiba berenti gimana nih motor, mana ga bisa telpon siapa-siapa lagi karena hp gw mati suri... Tapi pernah sih dikasih saran sama Bapak, kalau kapan-kapan lupa gak bawa uang, trus kehabisan bensin, bisa gadein dulu jam tangan, besoknya bisa diambil lagi (ditukar pake uang) ya tapi pesan bokap itu gak bisa terlaksana, orang gw gak pake jam tangan -___-
Hett saking asiknya mikirin bensin, gw gak nyadar di depan gw mobil innova ngelambatin lajunya, sementara gw gaspol, emang kebetulan jalan agak naik, kemungkinan tuh mobil berkurang lajunya karena tanjakan bukan mengulur gasnya... Kerna tanggung, gwpun ambil kanan buat nyalip.Omaygat, dari arahlawan ada truk yg kecepatannya bukan main (turun sih), gw tambahin gas, tapi ternyata gas gw udah pol... Gw nyerah, gw pas itu merem sambil baca tahlil and tahmid gicuuu... Gw rasanya....ahhh gak bisa diungkapkan dengan kata-kata,, gw takut :(
Dan pas gw buka mata????? Ternyata gw masih bisa menghindari truk itu (Gatau  truk yg ngindar gw :p) yg jelas gw masih selamat sentosa, adil dan makmur... Ya Allaah,, Alhamdulillah,, dari situ gw dzikir gak berenti-berenti sambil tetep gaspol (gw gak bisa liat kecepatan gw berapa, wong kilometer motor gw mati !! :P) Sebetulnya perasaan takut gw masih ada kalo inget truk tadi, cuman gw lebih takut bensin abis sebelum gw sampe rumah... Hmmm
Masih dengan kecepatan diatas rata-rata, gw salip sana sini... Setelah cukup pegel pinggang gw, akhirnya gw ketemu sama Jalan menuju rumah gw, senyum lebar gwpun terpampang jelas di muka gw yg manis ini... hhh syukurlah... Etapiiiiiiiiiiiiiiii... motor gw mati 20 meter sebelum gw sampe rumah -____- ya terpasak gw tuntun sampe rumah.
Sampe juga depan rumah, gw lihat ibu lagi asik nyiramin bunga... Tapi, Ibu gw langsung ngejatuhin gembornya... Gw kagetlah, gw tahu pasti Ibu mau lari ke gw terus meluk gw gitu, sambil bilang "Kamu gak papa nak? Masya Allah.. Sini-sini nak" Kayak udah setahun gak ketemu :p (Korban sinetron -__-)
Tapi dugaan gw gak akurat ! Salahhh total 100%. Yang ada gw kena semprot, Ibu udah kayak Uzumaki Naruto, ngeluarin jurus angin yang tiada ampun itu, ciaatt ciaat ciaattt ciaattt... Intinya nyokap marah, bilangnya gini "Kamu tuh ya, belum ada 30menit telpon masa udah nyampe lagi? Kayak apa bawa motor?" Gw langsung cerita dengan muka melas, gimana bisa gw tenang, ga ada duit, ga ada bensin, ini juga gw tuntun dari 20 meteran.... Lagian sih Ibu pake naro dompetku ke tas Ibu (Sebetulnya gw sambil nyubit-nyubitin pipi gw, ini beneran gak sih gw selamat sampe rumah? Gw juga langsung genit2 di kaca, hawatir pas ngaca gw ga ada di cermin, kayak di film MIRROR itu,kan si Nirina ngaca tapi dia gak ada di cerminnya, tau-tau dia sebenernya kecelakaan, trus meninggal, dan jasad yg sebenernya masih di TKP... Ahh imajinasi gw kemana-mana.. Korban komik mah gini -_-
Ternyata gw masih sehat wal'afiat, gw masih cantik, bibir gw gak putih, atau kaki gw masih napak. Hmm.. Gw pun buru-buru mandipake air hangat, secara tadi kehujanan gicuuuu...
Selesai semua, mandi, gosok gigi, cuci muka, wudhu, sholat, blablabla... Gw pun dipanggil Ibu... Dan hal yang mencengangkanpun terjadi............................... Ibu ngambil SIM gw yang susah payah gw dapetin, yang gw bikin berdasarkan kemampuan gw, bukan nyogok-nyogokkan, SIM yang menjadi identitas gw setelah KTP (passport belum punya sih) SIM yang gw gak rela ada orang  yang lihat (fotonya miring sih) SIM yang ahhhhh,, punya gw doang dan gak akan gw lepaskan sampai sehari expire... T__T
Intinya, gw udah gak boleh pake motor, "itu karena Ibu sayang kamu" tandasnya....Gw berdiri cukup lama, terpukul rasanya... Tapi gw gak bisa nangis, Gw bertekad, suatu hari, gw akan ambil apa yg udah menjadi hak gw !! Apapun caranya... Sip oke
Sekian cerita gw hari ini. Biasa aja sih, gw nya aja yg gak nyente bawain cerita. Maklum lah. Hehehe...
Salam cinta dan tersenyumlah selalu, daari gw yang imut sejak lahir dan cantiknya tak terhingga...
Love u all